Desa Genamere
Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada
Desa Genamere Gelar Rembug Stunting dan Musdes Perencanaan Pembangunan Tahun 2027
BAJAWA UTARA — Pemerintah Desa Genamere, Kecamatan Bajawa Utara, sukses menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027. Kegiatan strategis yang bertujuan untuk memperkuat komitmen penanganan stunting serta menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Acara penting ini dihadiri oleh berbagai unsur penting pemerintahan desa, kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Genamere bersama jajaran perangkat desa, Wakil Ketua BPD Genamere Molo Mikael, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bajawa Utara Adrianus Kopong, serta tokoh masyarakat terkemuka yaitu Mikael Leo Ene dan Yohannes Resi.
Komitmen Bersama Turunkan Anggaran dan Kasus Stunting
Sesi pertama kegiatan diawali dengan Rembug Stunting, yang menjadi forum penting untuk mendiskusikan langkah-langkah konkrit penanganan dan pencegahan stunting di Desa Genamere.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah desa menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan prioritas utama yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Hal ini juga dipertegas oleh kehadiran Sekcam Bajawa Utara, Adrianus Kopong, yang memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin di Desa Genamere dalam merumuskan langkah intervensi gizi spesifik maupun sensitif bagi anak-anak dan ibu hamil.
Wakil Ketua BPD Genamere, Molo Mikael, dalam arahannya menyatakan dukungan penuh dari lembaga legislatif desa terhadap program-program pencegahan stunting yang dianggarkan melalui dana desa, demi memastikan generasi masa depan Desa Genamere tumbuh sehat dan berkualitas.
Serap Aspirasi untuk Musdes Perencanaan Pembangunan 2027
Setelah sesi Rembug Stunting, acara dilanjutkan dengan Musdes Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027. Sesi ini memfasilitasi dialog terbuka antara pemerintah desa dan warga guna menentukan arah kebijakan serta skala prioritas pembangunan desa di tahun mendatang.
Tokoh masyarakat yang hadir, seperti Mikael Leo Ene dan Yohannes Resi, turut aktif memberikan masukan dan gagasan konstruktif. Kehadiran para tokoh masyarakat ini mencerminkan kuatnya partisipasi publik dalam mengawal proses perencanaan pembangunan agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat Desa Genamere.
Melalui Musdes Perencanaan 2027 ini, diharapkan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2027 yang dihasilkan nantinya mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar hingga pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama sebagai simbol komitmen kuat seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Desa Genamere untuk mewujudkan desa yang lebih maju, Sehat, dan sejahtera pada tahun 2027 mendatang.


